Diberdayakan oleh Blogger.

Penentuan Tanggal 1 Ramadhan 1431 H / 2010 M

REKAPITULASI HASIL PERHITUNGAN AWAL RAMADHAN 1431 H / 2010 M
( SELASA KLIWON, 10 AGUSTUS 2010 M )
MENURUT SISTEM KITAB
“ IRSYAD AL-MURID / ارشاد المريد”



Pusat Observasi Bulan (POB) : Pelabuhanratu, Sukabumi - Jawa Barat
Lintang Tempat ( Ø ) : - 07 o 01 ' 44,6 '' Lintang Selatan
Bujur Tempat ( λ ) : 106 o 33 ' 27,8 '' Bujur Timur
Tinggi Tempat ( h ) : 52,685 Meter di atas Permukaan Laut

1. Ijtima’ (اجتماع )/ konjungsi ) akhir bulan Sya’ban 1431 H terjadi pada hari Selasa
Kliwon, tanggal 10 Agustus 2010 M. pada pukul 10 : 09 : 04 WIB ( Pagi Hari ).

2. Matahari Terbenam (غروب الشمس ) / Sunset pada pukul 17 : 55 : 39 WIB.

3. Hilal Terbenam (غروب الهلال / Moonset ) pada pukul 18 : 07 : 11 WIB.

4. Tinggi Hakiki / Geosentris Hilalارتفاع الهلال) الحقيقي / True or Geocentric Altitude of the Crescent Moon ) = 2 o 50 ' 51'' = 2,8 o ( di atas ufuk / above the horizon ).

5. Tinggi Lihat / Toposentris Hilal ارتفاع الهلال المرئي) / Apparent or Topocentric Altitude
of the Crescent Moon ) = 2 o 34 ' 03 '' = 2,6 o ( di atas ufuk / above the horizon )

6. Lama Hilal di atas ufuk ( مكث الهلال فوق الأفق/ Long of the Crescent ) = 0j 11m 32d

7. Azimuth Matahari ( سمت الشمس / Azimuth of the Sun ) = 285 o 30 ' 46 '' = 285,5 o

8. Azimuth Hilal ( سمت الهلال / Azimuth of the Crescent Moon ) = 280 o 54 ' 04'' = 280,9 o

9. Posisi Hilal = 04 o 36 ' 42 '' atau 4,6 o di sebelah Selatan Matahari terbenam dalam keadaan miring ke Selatan sebesar 60 o 53 ' 37 '' atau 60,9 o

10. Lebar Nurul Hilal ( سمك الهلال / Crescent Width ) = 00 o 00 ' 4,8 '' = 0,08 Menit

11. Cahaya Hilal ( نور الهلال / Fraction of Illumination of the Crescent Moon ) = 0,2 %

12. Umur Bulan ( عمرالقمر / Age of the Crescet Moon ) = 0 hari 7 jam 46 menit 35 detik

13. Elongasi = 05 o 05 ' 27 '' atau 5,09 o

14. Magnitude (قدر النور / A Measure of Brightness of the Crescent Moon ) = -4,44

15. Jarak antara Bumi dan Matahari = 151642150 Km

16. Jarak antara Bumi dan Bulan = 358018,97 Km

17. Tinggi Lihat atau Toposentris Hilal tersebut di atas sebesar 2 o 34 ' 3 '' atau 2,6 o ada 2 pendapat, yaitu:

A. Berdasarkan kriteria MABIMS (Malaysia, Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia dan Singapur) :
Tinggi lihat hilal tersebut di atas sudah memenuhi Imkan ar-Ru'yat. Dengan demikian : Awal Ramadhan 1431 H jatuh pada hari Rabu Legi , tanggal 11 Agustus 2010 M.

B. Berdasarkan ilmu astronomi:
Tinggi lihat hilal tersebut di atas belum bisa dilihat, baik dengan mata telanjang maupun dengan menggunakan teleskop atau teropong. Dengan demikian, awal Ramadhan 1431 H / 2010 M jatuh pada hari Kamis Pahing, tanggal 12 Agustus 2010 M.

18. Meskipun terjadi dua perbedaan pendapat tersebut di atas, maka untuk keseragaman dan demi persatuan ummat Islam di Indonesia, jatuhnya awal Ramadhan 1431 H / 2010 M tinggal menunggu hasil keputusan sidang itsbat saja di Jakarta yang dipimpin langsung oleh Menteri Agama yang memegang wewenang penuh dalam hal ini.
والله أعلم بالصواب

(Tulisan ini sekedar kami copy paste dari sumber http://www.facebook.com/video/video.php?v=126749850702984 barangkali bermanfaat bagi para pembaca. Untuk lebih lanjut silahkan tanyakan pada link tersebut yg lebih kompeten dalam ilmu ini)

ads

Ditulis Oleh : Man Santri Hari: 11.23 Kategori:

0 komentar:

Posting Komentar

 

Analystic

Dr.5z5 Open Feed Directory Santri Bantat